Fosfat dalam Akuarium

Bagaimana Fosfat Efek Ikan, Tanaman Air dan Ganggang di Akuarium

Fosfat (PO4) hadir di setiap akuarium, meskipun banyak pemilik akuarium tidak sadar bahwa mereka ada di sana. Jika akuarium tidak dirawat dengan baik, tingkat fosfat akan terus meningkat dan berkontribusi terhadap pertumbuhan alga . Pengujian fosfat dan belajar tentang sumber-sumber fosfat dalam air akuarium Anda akan membantu Anda mengatasi efeknya.

Pengaruh Fosfat

Untungnya, fosfat tidak secara langsung membahayakan ikan Anda, bahkan ketika mereka berada pada level tinggi.

Ganggang yang mekar yang dihasilkan dari fosfat tinggi pada akhirnya dapat menyebabkan masalah bagi penghuni akuarium, namun. Air hijau dapat menguras oksigen, yang pada gilirannya dapat membahayakan ikan.

Dari Mana Fosfat Datang?

Fosfat alami terjadi karena limbah dipecah dalam akuarium. Selain diproduksi secara internal, fosfat dapat masuk ke akuarium dari sumber eksternal. Segala sesuatu dari makanan hingga bahan kimia yang digunakan untuk menyangga air ke air itu sendiri dapat mengandung banyak fosfat. Sumber fosfat meliputi:

Tingkat yang diinginkan

Fosfat hadir dalam bentuk organik dan anorganik. Alat uji hanya dapat menguji fosfat anorganik, jadi ingatlah bahwa Anda hanya menguji sebagian dari total fosfat dalam akuarium Anda.

Ketika hasil tes menunjukkan tingkat 1,0 ppm atau 1,0 mg / L, kondisi menjadi menguntungkan untuk pertumbuhan alga.

Pada 2 hingga 3 ppm, pertumbuhan alga berlebih mungkin terjadi. Tingkat fosfat ideal 0,05 ppm atau kurang.

Mengurangi Phosphate

Cara terbaik untuk mengurangi fosfat dalam akuarium Anda adalah jangan pernah membiarkannya menjadi tinggi di tempat pertama. Jika fosfat Anda sudah terlalu tinggi, Anda dapat menguranginya dengan mengambil langkah-langkah berikut.

Menjaga Fosfat Rendah

Saat Anda menurunkan level fosfat, pastikan posisinya tetap rendah. Berikut ini beberapa cara untuk menghindari melonjaknya kadar fosfat.